fashion
Tampilkan postingan dengan label fashion. Tampilkan semua postingan

20 Agu 2013

Apa yang Mereka Kenakan? (Fashion #6)



Periode 70-an
{Nemesis (1971), Passenger to Frankfurt (1970), Elephants Can Remember (1972), The Clocks (1973), Curtain: Poirot’s Last Case (1975)}

Rambut tebel kriwel-kriwel
Kata orang udah kaya pudel
Tapi aku rambut kribo
Ku paling retro

Clana cutbray lambai-lambai
Kata orang udah kaya seprai
kelompok musik Fleetwood Mac
Tapi aku clana cutbray
Tuk nyapu lantai
...

Spatu tinggi sepuluh senti
Kata orang awas jatuh nanti
Tapi aku spatu tinggi percaya diri

Baju ketat ngepres berat
Nafas sesak badanpun berlipat
Tapi aku baju ketat badanku padat
....

(Project Pop - Taun 70-an)

Seperti syair lagu di atas, dekade 70-an memiliki beberapa ciri khas yang menonjol seperti celana berujung lebar dan sepatu berplatform tinggi dikenakan dengan blus ketat dan rambut ikal panjang yang bisa dipakai baik pria maupun wanita. 

4 Mei 2013

Apa yang Mereka Kenakan? (Fashion #5)


Periode 1960-an
{The Pale Horse (1961), The Mirror Crack’d (1962), Hallowe’en Party (1969), A Caribbean Mystery (1964), At Bertram’s Hotel (1965)}

Periode 60-an memunculkan beragam tren baru, beberapa yang paling penting adalah rok mini, pemakaian warna-warna neon yang mencolok, bahan vinyl, pola psychedelics, bulu mata palsu, sepatu boot, stiletto, bikini, sampai celana cutbrai di akhir dekade. Kesemuanya menekankan kebebasan dalam pilihan berbusana.

22 Mar 2013

Apa yang Mereka Kenakan? (Fashion #4)



Periode 1950-an

{They Do It with Mirrors (1952), Mrs. McGinty’s Dead (1952), Destination Unknown (1954), Dead Man’s Folly (1956), 4.50 from Paddington (1957), Cat Among the Pigeons (1959)}

Gaya berpakaian paskaperang banyak dipengaruhi oleh rumah mode di Paris dan gaya bintang film Amerika.

16 Feb 2013

Apa yang Mereka Kenakan di Masa Perang? (Fashion #3)

(Bagian I | Bagian II )


Catatan: Untuk artikel kali ini pembahasan difokuskan mengenai fashion di Inggris saja karena dampak perang berbeda di tiap negara :)


Periode 1940-an
{Five Little Pigs (1942), The Body in the Library (1942), The Moving Finger (1943), Towards Zero (1944), The Hollow (1946), Taken At The Flood (1948)}

HOW A BRITISH WOMAN DRESSES IN WARTIME: UTILITY CLOTHING IN BRITAIN, 1943
UTILITY CLOTHING IN BRITAIN, 1943© IWM (D 14790)
Perang Dunia Kedua menyebabkan kemampuan produksi menurun sementara permintaan meningkat karena para tentara membutuhkan banyak peralatan dan perlengkapan baru, sehingga pemerintah Inggris menetapkan ransum/pembatasan bagi barang konsumen. Pembatasan untuk pakaian disebut CC41 (Civilian Clothing 1941) yang mengatur jumlah bahan per baju dengan detail, termasuk jumlah kancing, lipit, jahitan, dan saku yang diperbolehkan. Pemerintah memastikan bahan pakaian diproduksi dengan baik sesuai standar dan tidak dijual melebihi harga walaupun berkualitas rendah (kainnya tipis daripada bahan pakaian biasanya). Untuk mendukung keputusan itu sembari menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menghalangi kreativitas mereka, Board of Trade (semacam departemen perdagangan Inggris) meminta sebuah forum yang beranggotakan desainer-desainer kenamaan Inggris untuk merancang pola pakaian bersahaja sesuai dengan pembatasan yang disebut utility clothing. Pakaian dengan bahan yang lebih baik boleh diproduksi selama 85% hasil produksi mereka berupa utility clothing.

11 Jan 2013

Apa yang Mereka Kenakan? (Fashion #2)


Maaf untuk keterlambatan artikel ini :')

Dekade 1930-an

{The Mysterious Mr. Quin (1930),  The Thirteen Problems (1932), Three Act Tragedy (1934), Murder in Mesopotamia (1936), Appointment with Death (1938), Murder Is Easy (1939)}



28 Des 2012

Apa yang Mereka Kenakan? (Fashion #1)

Setiap membaca sebuah cerita, saya akan berusaha membayangkan tempat dan keadaan di mana cerita itu terjadi. Saat membayangkan orang-orangnya, saya akan berusaha mencocokkannya dengan deskripsi yang ada di buku. Salah satu detail yang penting namun tidak mudah dibayangkan adalah cara mereka berpakaian. Pakaian, kan, selalu berubah seiring waktu. Pakaian bisa menceritakan sesuatu mengenai pemakainya jika dikaitkan dengan waktu dan tempat. Misalnya saja, ada seorang yang mengenakan jas dan dasi di hutan belantara, pasti kesannya berbeda dengan orang yang mengenakan baju safari. Orang yang mengenakan baju zirah di tahun 2013? Bisa kita tebak dia adalah a) peserta pesta kostum, atau b) seorang ksatria abad pertengahan yang tidak sengaja ikut terbawa mesin waktu.

Mengapa saya bilang tidak mudah untuk membayangkannya? Karena kita (terlebih lagi saya sendiri) belum tentu punya pengetahuan mengenai pakaian yang sering dipakai pada masa dan tempat tertentu. Kita (saya) mungkin mengingat era disko di tahun 70-an dengan baju yang berwarna menyolok dan celana lebar, tapi bagaimana dengan tahun 40-an? Yang saya tahu zaman itu eyang saya memakai batik, tapi entah apa yang dipakai para wanita di Eropa dan Amerika. Dengan niat untuk mengurangi sedikit kebingungan itulah saya membuat post ini, semoga bermanfaat untuk mendalami novel-novel yang ditulis atau bersetting di era tertentu.

Novel-novel Agatha Christie yang sangat banyak jumlahnya itu ditulis dalam periode lima dekade (1923-1977), jadi, post ini akan terbagi menjadi beberapa bagian.

© Sel-Sel Kelabu
Maira Gall