16 Apr 2013

Elephants Can Remember (Gajah Selalu Ingat)


Judul: Elephants Can Remember
Judul Terjemahan: Gajah Selalu Ingat
Penulis: Agatha Christie
Alih Bahasa: Julanda Tantani
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 1992 (cet. keenam Juli 2003)
Tebal: 322 halaman

Pengarang novel misteri Ariadne Oliver yang sedang menghadiri sebuah perjamuan didekati seorang wanita yang menanyakan pertanyaan aneh mengenai salah satu putri baptisnya; "Apakah ibunya yang membunuh ayahnya ataukah ayahnya yang membunuh ibunya?" Merasa hal itu bukan urusannya, Mrs. Oliver menjauhi wanita tersebut. Karena peristiwa itu tidak dapat dilupakannya begitu saja, ia pun menemui teman baiknya, Hercule Poirot. Kasus yang dimaksudkannya adalah kasus yang menimpa orangtua Celia Ravenscroft. Jendral dan Lady Ravenscroft ditemukan tewas belasan tahun yang lalu. Orang-orang mengira peristiwa tersebut adalah peristiwa bunuh diri ganda, tapi tidak pernah ada bukti yang kuat untuk menentukan siapa yang duluan menembak siapa. Dua orang yang berminat pada misteri ini berkesimpulan bahwa kasus itu bisa saja diselesaikan kalau mereka dapat mengumpulkan saksi-saksi yang masih bisa mengingat fakta yang terjadi.

"(...) Yang mestinya kita lakukan adalah mencari orang-orang yang seperti gajah. Sebab gajah, seperti kata orang, tak pernah lupa."

Maka dimulailah perburuan gajah. Buku alamat lama digali, kenalan lama ditemui, obrolan panjang dimulai :D

cover edisi Turki
Celia Ravenscroft,  putri baptis Mrs. Oliver, adalah seorang wanita muda yang masih bersekolah di sekolah asrama ketika kedua orangtuanya meninggal. Saat ini ia dekat dengan Desmond Burton-Cox, putra Mrs. Burton-Cox yang memaksa untuk menanyai Mrs. Oliver di perjamuan itu. Mrs. Burton-Cox tampaknya tidak senang jika putranya menikahi Celia, maka ia ingin menjadikan orang tua Celia sebagai alasan untuk menolak hubungan mereka. Demi masa depan pasangan itu, Mrs. Oliver dan Poirot harus menemukan apa yang terjadi di masa lalu.

cover terbitan Turtleback Books yang berbau spoiler
Inilah beberapa fakta yang didapat setelah memilah rumor-rumor yang beredar (paragraf ini bisa dilewati jika tidak ingin menemukan spoiler -sedikiiit saja): Pasangan Ravenscroft adalah pasangan yang berbahagia. Mereka hidup bersama dengan beberapa pembantu rumah tangga yang sudah tua, seorang pengasuh anak dari Prancis, serta seorang saudara perempuan yang kurang sehat mentalnya yang meninggal beberapa minggu sebelum kematian pasangan itu. Di rumah itu juga ada seekor anjing dan Lady Ravenscroft memiliki empat buah wig.

Dari keterangan samar yang dikumpulkan Mrs. Oliver ditambah catatan lama polisi serta wawancara dua orang saksi penting yang berhasil mereka temukan, Poirot merasa ia telah memecahkan kasus yang telah dikubur lima belas atau enam belas tahun yang lalu (saya lupa). Dengan kejelian dan keahliannya memahami sifat manusia, ia akhirnya mengupas rahasia besar di balik kematian yang terjadi.
"Gajah selalu ingat," ujar Mrs. Oliver, "tapi kita manusia, dan untungnya manusia bisa lupa."

cover terbitan HarperCollins
Buku ini sebagian besar berisi perbincangan yang dilakukan olah Mrs. Oliver dan teman-teman lamanya. Kagum juga dengan pergaulan Mrs. Oliver yang sangat luas walaupun zaman itu belum ada facebook atau twitter yang bisa mengumpulkan ratusan 'friends' (dalam tanda kutip karena seberapa dekatkah kita dengan mereka?). Jangan mencari petualangan seperti kejar-kejaran atau pekerjaan mata-mata di sini. Ingatan manusia menjadi tema penting, tapi kadang menurut saya penulis terlalu mendalami tema tersebut. Mrs. Oliver, misalnya, tidak pernah ingat nama Mrs. Burton-Cox,  walaupun seharusnya nama tersebut sudah dicatat dan muncul berkali-kali. Penyelesaian kasus agak tak terduga.. Kalau saja saya tidak pernah melihat plot serupa di beberapa sinetron dan telenovela XP

"Lebih mudah membenci seseorang yang Anda cintai daripada tidak mengacuhkan orang yang Anda cintai" - Hercule Poirot

Trivia:


Poirot dan rekan-rekannya menyebutkan beberapa kasus lama yang pernah diselesaikannya setelah beberapa waktu berlalu, di antaranya Mengungkap Pembunuhan (judul asli: Five Little Pigs).

Para ahli yang membandingkan tulisan ini dengan tulisan-tulisan sebelumnya berkesimpulan bahwa Agatha Christie mengalami gejala Alzheimer yang ditunjukkan dengan penggunaan frasa yang berulang dan perbendaharaan yang jauh lebih kecil daripada sebelumnya. Penyakit ini mungkin yang mempengaruhi pemilihan topik untuk bukunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar